™ Menikmati "Selingkuh" di Pulau Pramuka

Jannet 17.59
Menikmati "Selingkuh" di Pulau Pramuka
Kue "selingkuh", makanan khas dari Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. (istimewa)

 

Editor: Ruslan Burhani

sehingga dikerubuti oleh lalat. Masih banyak pedagang makanan yang belum memperhatikan kebersihan dengan mengolah makanan di tempat terbuka,

berbeda dengan tempat wisata lain seperti Ancol. belum tertata dengan baik dan masih dikelola secara tradisional, wisata kuliner yang pada umumnya mengandalkan hasil laut, Namun berdasarkan pemantaun Antara di beberapa tempat di Pulau Pramuka saat libur Lebaran 2017,

selain keindahan pantai dan bawah laut. termasuk kuliner, berusaha mengembangkan berbagai atraksi budaya untuk menarik kunjungan, salah satu dari sepuluh destinasi wisata yang menjadi prioritas utama pemerintah untuk mencapai target kunjungan 20 juta wisatawan pada 2019 secara nasional, Kepulauan Seribu,

perayaan Hari Raya dan untuk ritual khusus bila ada anggota keluarga yang meninggal dunia. keperluan hajatan, Keempat jenis tersebut adalah makanan yang dikonsumsi untuk keseharian,

Kepulauan Seribu memiliki jenis kuliner dibagi dalam empat jenis yang berbeda dan berfungsi sesuai dengan keperluan. disebutkan bahwa secara umum, Dalam buku berjudul "Ringkas Sejarah Kultur Budaya Pulau Panggang yang ditulis Sudiman,

ia dicelupkan dalam cairan air gula jawa lalu dicampur dengan ampas kelapa. Setelah matang, lalu dikukus. Sementara janda kecemplung terbuat dari tepung terigu dan gula yang dibuat dalam bentuk bulat,

janda mengandang dibuat sebagai bekal untuk para suami yang pergi kelaut dan belum bisa dipastikan apakah mereka akan kembali pulang ke rumah. Menurut penduduk setempat,

dimakan dengan bumbu tambahan air gula merah. dan ampas kelapa dikusus dan setelah matang, sagu, Adonan tepung beras, dan ampas kelapa. sagu, Kue janda mengandang dibuat dari bahan dasar tepung beras,

Jenis kuliner lain yang tidak kalah unik adalah "janda mengandang" dan "janda kecemplung".

nama kue itu "diperhalus" menjadi onde-onde. Barangkali karena terdengar jorok dan tidak sopan bagi mereka yang berasal dari luar Kepulauan Seribu,

kue tersebut mirip dengan klepon yang bisa dimakan dengan dicampuri ampas kelapa.  Di tempat lain,

lalu dikukus.  diisi dengan gula merah, Kue tersebut dibuat dari ubi yang ditumbuk dengan sagu, Salah satu nama jenis kue yang barangkali tidak terbayangkan oleh warga Jakarta dan sekitarnya adalah kue "peler berdebu".

bahkan terkesan porno. Kue selingkuh hanyalah salah satu dari beberapa nama kue yang terdengar aneh bagi kebanyakan orang,

maka jadilah kue selingkuh yang mirip lontong dan siap disantap. Dengan bahan baku beras yang dibungkus dengan daun pisang serta diisi abon ikan, Kue selingkuh ternyata tidak sedahsyat namanya dan proses pembuatannnya juga sangat sederhana.

pedagang makanan berusia sekitar 18 tahun yang juga menempati kios di sekitar dermaga tersebut. siapa orang yang pertama kali memberi nama kue selingkuh itu," kata Poppy, "Tidak tahu ya,

tidak satu pun yang bisa menjawab ketika ditanya bagaimana kue tersebut bisa dinamakan selingkuh. mulai dari nenek-nenek sampai remaja, Dari puluhan penjaja makanan yang ada di Pulau Pramuka,

Malah terdengar unik dan membuat orang penasaran untuk membeli," kata Kulsum sambil tertawa. ya sampai sekarang pun tidak ada yang mempermasalahkannya. "Dari dulu namanya begitu,

Kulsum pun tidak merasa perlu untuk melakukan survei ilmiah untuk mengetahui lebih jauh asal usul nama tersebut.

nama kue selingkuh itu sudah akrab di telinga warga Pulau Pramuka dan pulau-pulau lain di Kepulauan Seribu. Wanita berusia sekitar 50 tahun yang akrab disapa Cucum tersebut mengakui bahwa sejak ia mulai berdagang sekitar 30 tahun yang lalu di kios dekat dermaga,

Senin. seorang pemilik warung yang menyediakan berbagai makanan khas Kepulauan Seribu di Pulau Pramuka, "Saya juga tidak tahu kenapa dinamakan kue selingkuh," kata Kulsum,

Selingkuh tidak lain adalah nama kue khas asal Kepulauan Seribu dan salah satu dari beberapa jajanan dengan nama yang aneh-aneh.

pasti agak kaget mendengar kata "selingkuh" yang akrab di antara para penjaga makanan khas di daerah tersebut. Jakarta, Jakarta (ANTARA News) - Pengunjung di Kepulauan Seribu,


Source: antaranews.com

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

EmoticonEmoticon

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.