™ Tontowi / Liliyana Bicara soal Regenerasi di Ganda Campuran

Jannet 06.04
Tontowi / Liliyana Bicara soal Regenerasi di Ganda Campuran
Ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad / Liliyana Natsir ditantang pasangan Tiongkok, Lu Kai / Huang Yaqiong, di semifinal Malaysia Open Super Series Premier 2017, Sabtu (8/4/2017). (Humas PP PBSI)

 

Sekarang kami ingin mempersiapkan diri untuk turnamen Singapore Terbuka Super Series 2017,” ujar Liliyana.  Kondisi cedera saya juga masih belum pulih benar karena di perempat final main all out banget. “Kami cukup puas dengan penampilan kami di Malaysia Terbuka ini. 16-21. dengan skor 8-21, Lu Kai/Huang, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir baru saja tersingkir dari babak semifinal turnamen Malaysia Terbuka Super Series Premier 2017 setelah dikalahkan ganda China,

2103 dan 2014 ini. yang paling penting target utama sudah dapat,” tambah Liliyana yang bersama Tontowi menjadi juara All England tiga kali berturut-turut pada 2012, Tetapi hanya mencoba untuk rileks dan menikmati pertandingan kami, bukan berarti kami kendor. “Sekarang emas olimpiade sudah dapat,

Kami mau peak performance kami ada di olimpiade,” jelas Liliyana. kami tidak mau hasilnya jelek di olimpiade. Dulu setiap bertanding itu fokusnya olimpiade, “Memang sekarang kami merasa lebih enjoy di lapangan.

Tontowi/Liliyana mengaku kini lebih menikmati permainan mereka di lapangan. Tontowi/Liliyana masih menjadi pasangan yang sulit untuk dikalahkan. Akan tetapi,

Liliyana juga sempat dirundung cedera lutut kanan yang cukup mengganggu saat bertanding. Tontowi/Liliyana masih berduet meskipun penampilan mereka tak seoptimal jelang olimpiade. Setelah meraih medali emas,

Pasangan ranking dua dunia ini menjadi pahlawan Indonesia dengan mempersembahkan satu-satunya medali emas untuk Tim Merah Putih di Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Tontowi/Liliyana telah memenuhi ambisi tertinggi dengan meraih prestasi yang diidam-idamkan seluruh pebulutangkis di dunia yaitu medali emas olimpiade.

Tetapi kan perlu ada regerasi juga,” imbuh Tontowi sambil tersenyum. sampai empat tahun lagi kalau bisa jadi andalan terus juga tidak apa-apa. “Kami tidak capek jadi andalan terus,

Sabtu (8/4/2017). seperti dilansir situs PBSI, dan Rio de Janeiro 2016, London 2012, Beijing 2008, ketekunan dan kerja keras yang lebih lagi untuk mengejar ke level atas,” kata Liliyana yang sudah menjadi andalan di ganda campuran di tiga edisi olimpiade, tetapi butuh kesabaran, Saya yakin mereka juga mau, ada yang naik (level). “Kami ingin pemain pelapis juga membantu,

demi kelancaran roda regenerasi di sektor ganda campuran. ganda campuran peringkat tiga dunia tersebut berharap ada pemain pelapis yang mengiringi mereka, Namun, mengaku masih menikmati peran sebagai andalan pada setiap kejuaraan bergengsi. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, Ganda campuran Indonesia,


Source: Bola.com

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

EmoticonEmoticon

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.